PENYEBAB KEPUTIHAN DAN CARA MENGATASINYA

Macam Macam Keputihan, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Keputihan yang sering terjadi pada wanita biasanya saat menjelang  datang bulan dan ketika masa datang bulan berakhir. Secara umum keputihan yang wajar biasanya tidak akan berakibat kurang baik dan tentu juga tidak terlalu mengganggu. Namun bagaimana jika keputihan ini tidak normal?
Keputihan pada wanita dikatakan tidak wajar jika memiliki tanda-tanda tertentu, misalnya warna cairan berbeda, berlendir dan sedikit lebih berbau menyengat. Bahkan bisa menimbulkan rasa gatal yang membuat tidak nyaman pada daerah V sehingga akan menumbuhkan rasa tidak percaya diri.
Sebaiknya jika hal ini terjadi segeralah mencari tahu dan fokus pada penanganan, agar tidak menimbulkan penyesalan karena bisa jadi berakibat fatal. Efek yang paling berbahaya bagi wanita pada kasus ini bisa mengakibatkan kemandulan atau juga kanker rahim dan hamil di luar kandungan bahkan lebih buruknya adalah mengancam keselamatan.
Bagaimana cara melihat dan membaca keputihan yang terjadi itu berbahaya atau masih dalam batas normal?.  Mari kita pelajari bersama.

Macam Macam Keputihan

A. Keputihan Fisiologis yang Wajar

Jika dialami oleh wanita yang mana cenderung lebih sering terjadi saat masa subur juga saat menjelang datang bulan dan sesudahnya. Keputihan jenis ini bisa dilihat dan dirasakan saat terdapat lendir yang berlebih tetapi tidak terasa gatal juga cenderung tidak berbau.
Namun bagi wanita yang sedang hamil, untungnya keputihan jenis ini tidak akan berpengaruh secara langsung terutama pada janin yang dikandungnya,  terlebih dikarenakan ada selaput ketuban yang sangat membantu dan melindungi janin dalam kandungan.
Keputihan fisiologis lebih dikenal dengan keputihan normal, karena jenis keputihan ini memiliki tanda-tanda yang umum. Misalnya,  cairannya encer dan juga tidak terlalu banyak, bahkan berwarna krem atau bening juga tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal-gatal pada daerah Miss V.

B. Keputihan Yang Berbahaya 


Penyebab Keputihan Dan Cara Mengatasinya
Disebut pula sebagai keputihan patologis yang bersifat  tidak normal, mengapa?. Hal ini karena secara medis memang telah digolongkan sebagai penyakit (patologi). Keberadaannya  dapat mengganggu  pada kondisi dan kesehatan tubuh secara umum ataupun area kewanitaan khususnya. Akibat dari terkena keputihan patologis yang terjadi pada wanita yang sedang hamil adalah;
  • Beresiko bayi lahir prematur. Bagi bayi yang terserang  infeksi virus akan sangat beresiko mengalami gangguan pada sistem pencernaan dan juga gangguan pada saluran pernafasan bahkan resiko terburuk bisa mengakibatkan bayi akan mengalami kematian.
  • Bayi yang terkena infeksi yang diakibatkan bakteri akan menyebabkan faktor pemicu kebutaan pada bayi.
Ciri-ciri saat terkena keputihan patologis adalah;
  • Cairan keputihan cenderung bersifat lebih kental dan lengket  juga berwarna putih seperti susu, atau terlihat berwarna kuning bahkan berwarna hijau.
  • Dapat menyebabkan rasa gatal juga berbau tidak sedap.
  • Akan menyisakan bercak terutama pada celana dalam.
  • Cairan keputihan ini akan keluar lebih banyak dari biasanya.


Satu hal yang perlu diperhatikan. Keputihan yang awalnya wajar bisa meningkat menjadi tidak normal dan berbahaya jika ada penumpang gelap dalam area V,  berupa bakteri atau kuman lain akibat kurang menjaga kebersihan dan faktor penyebab lain. Lanjutkan membaca untuk lebih jelasnya ya...

Apa Penyebab Keputihan

  1. Kurangnya menjaga kebersihan. Vagina yang lebih lembab akan sangat memicu timbulnya penyebab infeksi, yaitu berupa bakteri patogen dimana bakteri ini akan sangat cepat menyebar.
  2. Keputihan akibat stress berlebih. Stress berlebih akan sangat memicu perubahan pada keseimbangan hormon, yang mana hal ini awalnya adalah karena semua organ pada tubuh kita termasuk organ penghasil hormon  kinerjanya memang sangat dipengaruhi juga dikontrol oleh otak.
  3. Pemakaian antibiotik berkepanjangan yang justru menyebabkan gangguan sistem imunitas pada tubuh wanita.
  4. Disebabkan oleh bakteri dan virus,  jamur dan parasit. Cairan keputihan ini memiliki cairan sangat kental dengan warna terlihat  seperti putih susu, sangat beraroma atau berbau tidak enak  menimbulkan rasa gatal-gatal pada kulit di sekitar daerah vagina.  Kemudian yang terjadi berikutnya adalah vagina akan mengalami radang kemerahan.
  5. Dapat dipicu  juga karena adanya penyakit tertentu misalnya kencing manis dan pemakaian pil KB, juga bisa dikarenakan tubuh dengan daya tahan rendah.

Cara Alami Mencegah Keputihan

  1. Jagalah kebersihan organ intim. Rawatlah kebersihkan vagina misalnya saja dengan menggunakan pembersih tertentu yang aman juga yang tidak menyebabkan kemungkinan terjadi gangguan kestabilan pH (misalnya saja yang terbuat dari bahan susu). Yang paling penting adalah menghindari pemakaian sabun antiseptik pada penggunaan dalam jangka panjang.
  2. Hindari pemakaian bedak tabur atau bubuk yang awalnya bertujuan untuk membuat vagina lebih harum atau kering. Karena bedak yang partikelnya sangat kecil dan halus, ternyata mudah terselip pada pori-pori atau lipatan kulit yang terkadang tidak mudah dibersihkan, hal inilah yang memicu timbulnya kuman dan jamur.
  3. Selalu keringkan vagina terutama setelah mandi, ataupun setiap kali vagina basah ketika habis buang air kecil.
  4. Gunakan selalu pakaian dalam yang nyaman dan kering (hendaknya selalu bawa cadangan untuk berjaga-jaga andaikan celana dalam perlu ganti).
  5. Pakailah celana luar yang tentu memiliki pori-pori cukup, bahkan hindari untuk terlalu sering memakai celana luar yang ketat, hal ini dikarenakan akan menyebabkan sirkulasi pada daerah kewanitaan tidak nyaman dan terganggu.
  6. Pakailah celana dalam dengan bahan katun yang dapat menyerap keringat.
  7. Gantilah pembalut secara benar yaitu maksimal pemakaian 4 jam saat digunakan.
  8. Hindari pemakain panty liner terlalu lama dan terlalu sering.
  9. Siapkan waktu berlibur untuk menghindari stress.
  10. Kurangi kegiatan yang berlebih karena akan membuat Anda sangat letih.
  11. Kepanasan dan melakukan banyak kegiatan yang mengeluarkan keringat akan membuat organ kewanitaan lembab, hendaknya ganti pakaian dalam saat itu juga.
  12. Pilihlah suplemen herbal untuk meningkatkan imunitas guna membantu mekanisme pertahanan tubuh Anda dari virus dan bakteri penyebab keputihan patologis.
Untuk poin nomor 12, saya memberikan saran alternatif dengan meminum minyak kelapa dara (VCO) terbaik minimal 3 sdm sehari. VCO lebih diposisikan bukan sebagai obat melainkan super suplemen. Artinya walaupun Anda tidak sedang sakit, meminumnya secara rutin akan mendapatkan banyak manfaat lain terlebih jika  sedang hamil atau menyusui. Selain lebih tahan terhadap mikroorganisme patogen, Anda juga akan lebih bugar berenergi, kehamilan lebih kuat dan janin cukup nutrisi, buah hati yang telah lahirpun akan tumbuh dengan sangat baik karena mendapatkan ASI yang berkualitas.

Pada akhirnya, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, begitulah filosofi super food suplement. Telah disebutkan di atas bahwa salah satu penyebab keputihan tidak normal adalah pemakaian antibiotik (obat-obatan kimia) berkepanjangan, sehingga penggunaannya untuk pencegahan ataupun penanggulangan janganlah menjadi andalan. Di lain waktu saya akan mencoba menguraikan perbedaan mendasar antara obat dan suplemen. Apa saja untung dan ruginya, bagaimana dengan sifat urgensinya. Untuk itu ikuti terus update blog ini bila perlu bookmark-lah pada browser favorit Anda. Boleh share jika ingin berbagi manfaat dengan orang-orang yang Anda sayangi dan jangan lupa untuk selalu berbahagia.

Baca juga: PERBEDAAN ANTARA OBAT DAN SUPLEMEN